Banyak sektor menjadi hancur akibat pandemi ini, salah satunya dalam bidang pendidikan. Hal ini memaksa kegiatan pendidikan dihentikan dan memindahkan semua aktivitas menjadi secara virtual. Pembelajaran, pembangian raport, wisuda, dan penerimaan siswa baru pun dilakasanakan secara online.
Kegiatan online ini tentunya banyak hambatan yang dihadapi, sekalipun bagi institusi pendidikan yang sudah siap. Apalagi sekolah yang kemampuan adaptasinya masih memerlukan waktu penyesuaian. Rata-rata masalah yang umum dihadapi adalah kemampuan guru, kemampuan siswa dan orang tua, perangkat online seperti laptop, handphone dan jaringan internet.
Lazuardi merupakan sekolah yang berupaya untuk tetap memberikan pelayanan terbaik, guna berlangsungnya pembelajaran. salah satunya pembelajaran Art. Pembelajaran dengan tema Kolase ini ini disampaikan atau di kelola dengan google classroom, komunikasi virtual Zoom dan GMeet, serta berbagai software lainya baik yang bersifat online maupun offline.
Gambar di atas merupakan penampakan satu materi pembelaran dengan tema kolase menggunakan virtual. Siswa mengikuti pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan aplikasi zoom. materi pembelajaran selain diberikan di google classroom juga ditampilkan di youtube, sehingga jika siswa berhalangan hadir masih dapat mengikuti pembelajaran mandiri.
Ini adalah tampilan karya siswa kelas 5 SD Lazuardi GCS dengan materi Kolase. Pameran ini jua dikemas dalam bentuk permainan. Dimana ruang pameran ini ditata/dibuat dengan mode maze (apa itu maze, silahkan bisa googling saja). Namun jika mau mencoba dapat mengunjungi link ini: https://www.artsteps.com/view/5e9d0155adf16255b9c74fc3
Nampak kita dapat melihat beberapa siswa dalam waktu bersamaan secara virtual menghadiri pameran karya siswa lainnya. Sebagai bahan pembelajaran apresiasi seni, siswa yang sudah mengunjungi pameran ini dapat menjawab beberapa pertanyaan yang sudah dipersiapkan di assignment google classroom.










