Jumat, 31 Desember 2010

KREATIF DENGAN KOMIK

Komik merupakan bagian dari ilustrasi yang berfungsi menyampaikan pesan melalui gambar dan tulisan, namun kita pahami juga sebagian komik tidak menyertakan tulisan. Komik bagi sebagian orang adalah suatu hiburan yang sangat mengasyikan, terkadang untuk membacanya bisa di bawa kemana saja, atau cenderung tidak memperdulikan di sekitarnya. inilah mungkin yang dinamakan dengan kerasukan komik seperti halnya candu. Komik bagi perkembangan anak sangat baik karena dalam proses pembuatan komik terkandung nilai-nilai kebaikan seperti: mengembangkan daya imajinasi, kemampuan membuat gambar, mensetting tata letak, mewarnai dan sebagainya.

Di lazuardi pengajaran membuat komik sudah diajarkan mulai dari kelas satu SD hingga berjenjang seterusnya, tentunya dengan tingkan kebaikan dan kerumitan yang berbeda. Pada tulisan kali ini mencoba untuk mengapresiasi karya dari Indi kelas 4 Nias. Dengan kemampuannya memperlihatkan pengolahan objek, tata letak, pewarnaan serta mensetting alur cerita mampu menyuguhkan komik yang sekira sudah baik dan enak di baca. Padahal dibuat dengan kerterbatasan waktu.

Ini merupakan komik ciptaan Indi kelas 4 Nias.

Kamis, 18 November 2010

QURBAN 1431 H.

Alhamdulillah tida terkira akhirnya Idul Adha 1431 H. dan penyembelihan hewan qurban sudah berlalu, yang Insya Allah secara garis besar dapat berjalan dengan baik. Mudah-mudahan semua keridhoan dan kerelaan teman panitia qurban tahun ini dapat menjadi sedikit tabungan pahala. Walaupun mungkin di sana sini masih ada kekurangan mari kita jadikan sebagai pelajaran dan perbaikan selanjutnya.
Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada ananda siswa siswi lazuardi, guru, karyawan dan orang tua yang telah mempercayakan kegiatan penyaluran qurbannya di lingkungan lazuardi. Di tahun ini Sekolah Lazuardi menyembelih qurban lebih dari 40 ekor kambing dan 2 ekor sapi.Hewan-hewan tersebut kami bagikan kepada yang berhak mulai dari lingkungan sekitar lazuardi hingga ke daerah Ciputat dan Depok.
Yang terakhir kami dari panitia qurban mengucapkan terimaksih yang sebesarnya- kepada pihak sekolah yang telah memberikan kepercayaan kepada panitia untuk mengelola penyaluran qurban, Orang tua, Siswa atau kelas yang dari jauh-jauh hari melalukan pengumpulan uang untuk keperluan qurban. Dan juga juga seluruh panitia yang dari jauh-jauh hari mempersiapkan hal-hal yang diperlukan gunak terselenggaranya kegiatan penyaluran hewan qurban, seperti survey , pembelian, pemeliharan , pemotongan, dan penyaluran. Dan mungkin satu yang selalu di lupakan adalah jasa para OB dan PLH yang selalu ketiban pulung untuk membersihkan bekas area qurban, sehingga harus pulang hingga malam.

Rabu, 27 Oktober 2010

PAPER BAG



Kertas adalah bahan atau yang tidak asing lagi bagi kita, karena hal ini biasa kita gunakan sehari-hari dalam kegiatan sekolah. Kertas dapat kita gunakan untuk menulis dan mencatat sesuatu. Kertas dapat kita gambari sehingga menghasilkan karya atau liksan yang indah. namun pernahkan kita terbersit atau memikirkan berapa panjang tahapan pembuatan kertas. dan sebenarnya apa yang menjadi matrial dasar dalam pembuatan kertas.
Dalam sebuah film dokumenter diperlihatkan bagaimana sebuah hutan dihancurkan, dan kayunya di jadikan bubur kertas. Karenanya kertas yang kita pergunakan sehari-hari meungkin hasil pengrusakan hutan di suati daerah disana.
Paper bag adalah suatu materi pembuatan craft yang mengedepankan aspek pemanfaatan limbah, yaitu kertas yang mungkin sudah tidak dipergunakan lagi. Kertas karton sebagai bahan alas atau dasar, tali, kertas kado dan sedikit lem menghasilkan suatu model tas yang cantik dan menarik. Kebermanfaatan tas ini juga dapat mendukung program hijau lingkungan ku yaitu dengan menginggalkan atau mengurangi perkakas yang berbahan dasar plastik.
Kriya paper bag ini diajarkan pada level atau grade 4. dimana kemampuan mereka sudah baik dalam proses penghitungan, penguntingan, dan proses pengeleman. Proses penghitungan kita perlukan untuk membuat model sama atau presisi, pengguuntingan dan pengeleman yang baik akan menentukan kualitas karya yang dihasilkan. Kita fahami kria adalah suatu pengajaran atau kegiatan berkarya yang membutuhkan skill yang baik dan kesabaran.
Diaz grade 4 Nyangnyang menyampaikan pendapatnya bahwasannya ini adalah kali pertama membuat paper bag dan menyenangkan. Dan ia berencana untuk membuat lagi di rumah dengan variasi yang lebih unik dan menarik. Hal ini jelas terlihat materi ini dapat menjadi stimulus kreatif dalam berkarya.

Jumat, 03 September 2010

KETIKA GARIS JADI INSPIRASI

Garis adalah unsur paling dasar dalam menggambar atau melukis. Garis terbentuk dari hubungan dua titik ataupun persinggungan dua warna. Garis merupakan kemampuan awal atau yang paling pertama di kuasai oleh seseorang. Mungkin kita masih ingat ketika masih kecil atau barangkali amati anak kecil ketika menggoreskan sesuatu baik pensil, krayon ataun lainnya. Benda dipegang dengan cara digenggam tidak seperti layaknya kita memenggang pensil sekarang, tapi tentunya kita pun sama melakukan hal itu karena keterbatasan motorik pada saat itu. Namun bagaimanapun teknik memengangnya hasilnya adalah berupa garis, terlepas kualitas garisnya belum memiliki control yang baik.
Garis adalah ungkapan perasaan dan cerminan emosional pada suatu waktu tertentu. Sesorang dengan pengetahuan tertentu mungkin dapat mememahai karakter anak dari kualitas garis yang dibuatnya. Garis dapat memperlihatkan suasana atau keadaan hati tenang, riang, gembira, sedih marah dan sebagainya. Hal ini terlihat dari kualitas garis itu apakah yang tegas kuat dan dalam, ringan, putus-putus dan terkadang sebagian tidak terlihat dengan jelas itu semua memperlihatkan emosional seseorang.
Belajar menggambar bagi usia tertentu, agak lah sulit untuk menjarakan sebagian-sebagian karena biasanya akan menimbulkan kejenuhan bagi anak. Padahal hasilnya mungkin jauh lebih baik. Kebanyakan menggambar adalah mengolah kemampuan secara bersamaan antara kemampuan menata ruang atau bidang gambar, pengolahan kualitas bentuk, teknik mewarnai dan penyelesaian. Hasil akhir dari karya tersebut biasanya sama antara siswa dengan gurunya. Tata letak objek suatu tema akan diikuti oleh siswanya begitu pula dengan area-area mewarnai beserta tekniknya sehingga eksplorasi anak kurang begitu teraktualisasikan.
Namun bagaiman dengan teknik ini?
Siswa berdiskusi atau tanya jawab tentang berbagai macam garis yang dipahaminya. Kita tahu bahwa garis beraneka ragam baik dari tampilannya, arah ataupun karakternya seperti ada garis: Garis putus-putus, zig-zag, horizontal, vertical, lengkung, gelombang, pilin, spiral dan sebagainya. Ketika semua siswa sudah paham dengan berbagai macam garis kita dapat memberikan penugasan untuk membuat karya tadi dengan berbagai kualitas garis. Di sini siswa perlu ditegaskan untuk tidak selalu membuat karya dengan orientasi objek nyata (Formalis) Siswa membuat suatu karya dengan tenpa beban pemikiran jadinya nanti seperti apa, hal ini singkirkan jauh. Hasilnya tentu kita sudah bisa menebak karya yang tercipta adalah kumpulan bidang yang beraturan ataupun tidak dengan berbagai ukuran. Lantas apa selanjutnya yang harus dilakukan? Tentunya siswa dapat diajarkan dengan berbagai teknik mewarnai. Kita tahu teknik pewarnaan gambar banyak sekali macamnya. Ada teknik blok, gradasi, transfaran, bintik, tursir dan sebaginya. Apa jadinya jika kesemua teknik ini jika dimasukan atau diterapkan terhadap karya tadi?

Rabu, 25 Agustus 2010

BUKA PUASA BERSAMA DI LAZUARDI

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah bagi umat Islam, di bulan ini setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Sehingga banyak orang mengisinya dengan berbagai aktivitas baik tentunya. Tadarus, taraweh, shalat malam, shalat dhuha, beramal shaleh, buka puasa bersama anak yatim dan menyantuninya. Buka puasa adalah satu waktu yang paling membahagiakan, karena sepanjang hari dari terbit matahari hingga terbenam kita menahan keinginan akan makan dan minum selain itu juga menahan hawa napsu. Ber bagai makanan biasanya dipersiapkan ketika menjelang buka puasa, seperti minuman dingin, kolak, goreng-gorengan, manisan, sayuran , sup dan sebagainya. Tentunya sudah hal biasa berbuka dengan keluarga, tetapi bagi anak kelas 1 SD Islam Lazuardi pasti ini adalah buka puasa bersama diantara teman-temannya. Sebab pada tanggal 24 Agustus 2010 Sekolah Lazuardi mengadakan buka puasa bersama terutama untuk kelas satu dan dua, sedangkan untuk kelas 3 dan 4, 5 dan 6 hari selanjutnya bergantian.

Tampak kebahagiaan di raut mereka ketika berbuka diantara teman-temannya, lebih dari setengah siswa yang hadir dapat menyelesaikan pusanya dengan tamat hingga magrib. Sungguh suatu pengajaran dan kebiasaan yang baik nantinya. Anak sudah dilatih dalam berpuasa dan menahan hawa napsu padahal mereka baru menginjak kelas satu atau dua SD. Tak heran jika pihak sekolah memberikan apresiasi terhadap mereka yang telah berhasil meyelesaikan puasanya hingga saat itu dengan memberikan “penghargaan ramadhan”

Kegiatan buka puasa bersama diawali dengan persembahan musik, nyanyian dan tarian dari anak-anak tersebut. Dilanjutkan dengan cerita keislaman yang dibawakan oleh tr. Choirin. Lima menit menjelang adzan maghrib semua siswa mengambil wudlu untuk persiapan shalat maghrib. Seteleh berbuka dengan miinumandan makanan ringan, dilanjutkan dengan shalat magrib berjamaah yang melibatkan siswa, guru, karyawan dan orang tua. Makan besar merupakan acara terakhir sebelum semua siswa, guru dan orang tua meninggalkan acara buka puasa bersama. Semoga kegiatan ini selalu melekat diantara anak didik Lazuardi khususnya dan siapapun, sehingga dapat menjadi pemicu atau permulaan berpuasa dengan sebaik-baiknya.

Jumat, 20 Agustus 2010

17-AN DI LAZUARDI


Tujuh belajasan, kata yang kita kenal sebagai hari kemerdekaan Republik Indenesia. Di tanggal itu sebagian besar bangsa Indonesia melakukan hajat besar dengan mengadakan kegiatan upacara bendera, begitu pula dengan sekolah Lazuardi. Pagi-pagi sekitar jam 7 WIB lebih dari 500 siswa ditambah guru, karyawan dan orang tua melakukan upacara bendera yang bertempat di lapangan Al-Farabi. barisan-demi barisan dirapikan untuk membuat upacara ini terlihat baik dan berjalan lancar, hal ini terlihat dari petugas yang sibuk mondar-mandir dan menyiapkan setiap barisannya.
Hal yang selalu mendapat perhatian serius adalah ketika pengibaran bendera, karena selain memperlihatkan kemampuan dan performa dari Paskibra SMP Lazuardi cinere juga selalu memberikan kekagungan bagi yang melihatnya dan biasanya selalu memberikan trik dan teknik yang berbeda di setiap tahunnya, begitu pula dengan yang sekarang.
Selain itu yang menarik dari upara ini adala pembacaan naskah proklamasi yang dibacaka oleh bapak Peteran. bapak ini menurut kabar menjadi saksi dalam tonggak kemerdekaan tahun 1945.
Sebagai Pembina upara pada 17-an kali ini dipimpin oleh bapak Rahmad sebagai salah satu direktur Lazuardi, dalam pesannya supaya mengisi kemerdekaan ini dengan kerja keras dan usaha yang sebaik-baiknya.
Kibaran bendera merah putih menjadi meriah ketika menyanyikan beberapa lagu wajib, tampak ceria dan antusias dari peserta upacara terutama siswa-siswi Lazuardi. Mudah-mudahan kegiatan upacara tahun ini atau ulang tahun RI yang ke 65 ini memberikan kesan mendalam bagi semuanya, menambah kecintaan terhadap negeri ini, dan dapat memberikan yang terbaik bagi perkembangannya.

APA KATA ZHYANA TENTANG BATIK

Zhyana saat ini, siswa yang baru duduk di kelas VI Bidadari Lazuardi GIS. Beberapa hari yang lalu materi pelajaran Art adalah tentang apresiasi batik. Materi ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa dan nantinya sebagai bekal yang mudah-mudahan dapat bermanfaat, karena semua ilmu pasti memberikan manfaat. Beberapa pertanyaan dilontarkan untuk mengetahui pemahaman siswa tentang batik ini antara lain: Apa yang diketahui tentang batik Nusantara, ia menjawab bahwa Batik nusantara disetiap daerah berbeda-beda. Perbedaan tersebut berasal dari budaya, sumber daya alam, dan ilmu pengetahuan dari masing-masing daerah. Pertanyaan kedua adalah Bisakah dijelaskan karakter batik daerah yang kalian ketahui? Batik Madura berdasarkan temanya diambil dari cerita atau legenda, juga warnanya yang cenderung kontras seperti: merah, kuning, biru dan hijau. Bahkan membuat bariknya pun dengan menggunakan bahan alam.

Motif batik tradisional masih dibuat dengan menggunakan canting, warnanya yang cenderung gelap seperti hitam , coklat, krem dll. Bahannya pun menggunakan bahan alam. Sedangkan motif modern sudah dibuat dengan menggunakan mesin cetak, warnanya cerah-cerah dan beraneka ragam. Bahannya sebagian menggunkan bahan kimia. Itulah jawaban dari pertanyaan ketiga tentang perbedaan batik tradisional dan modern. Bagaimana dengan fungsi batik yang kalian fahami? Fungsi batik berbeda dari jaman dahulu hingga sekarang. Jaman dahulu batik digunakan untuk status social atau untuk membedakan derajat, dan batik hanya digunakan oleh keluarga bangsawan. Sedangkan fungsi batik jaman sekarang adalah untuk dipakai ke pernikahan, sunatan dll. Bisa juga untuk dijadikan seragam sekolah. Jaman sekarang semua orang bebas memakai batik. Pertanyaan terakhir adalah daerah mana saja yang kalian ketahui memproduksi batik, jawabannya: Cirebon, Pekalongan, Tasikmalaya, Surakarta, Solo, Kalimantan, Papua, jambi, Yogya, Madura dll.

Tulisan dari jawaban ini 100 % tidak diedit hasil pemikiran siswa baik tata bahasa atau gramatikal, dan dipublikasikan sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil pemikiran meraka di dalam pelajaran art.