Rabu, 30 September 2015

PERSAHABATAN MAYA


Persahabatan bagai kepompong....mengubah ulat menjadi kupu kupu....persahabatan bagai kepompong....hal yang tak mudah berubah jadi indah....persahabatan bagai kepompong....
maklumi teman hadapi perbedaan.... itulah satu bait lagu yang menurut saya cukup enak didengar telinga. Namun bukan itu saja dengan persahabatan sesuatu yang tidak mungkin dapat terjadi, persahabatan dapat membuat kita tertawa, bahagia, senang , sedih dan berjuta perasaan lainnya. Persahabatan ini dapat terjalin karena ada beberapa faktor, seperti persamaan perasaan, minat, tujuan atau cita-cita.
Mencari persahabatan dengan media, terutama internet. Belakang ini dilakukan oleh kelas 3 PBL Bellatrix dengan siswa-siswi dari France. Setadinya kegiatan ini akan dilakukan dengan surat-menyurat, namun dengan perkembangkan teknologi sekarang ini internet jauh lebih cepat. Satu yang ingin diajarkan bahwasannya beberapa waktu yang akan datang, dunia ini akan tanpa batas. Nilai apa yang yang dimiliki oleh siswa tentunya berpikiran terbuka bahwasannya dunia ini tidak hanya di huni oleh mahluk dari Indonesia.




































Selain itu juga projek yang lebih awal adalah sebuah surat untuk warga negara Suriah yang sedang di landa konflik. Siswa diajarkan peduli terhadap kejadian dibelahan dunia lain. untuk imagenya akan segera menyusul.

Selasa, 29 September 2015

ENGLISH TUESDAY

English Tuesday adalah salah satu program pengayaan untuk meningkatkan kemampuan siswa-siswi lazuardi dalam penguasaan bahasa, khususnya bahasa Inggris. Program ini diprakarsai oleh "International Programm" dan dipandu oleh guru-guru lazuardi terutama pengajar bahasa Inggris. Dari satu waktu ke waktu lainnya tema yang diusung selalu berbeda, begitu pula dengan cara penyampaiannya, sehingga menjadi program menarik dan ditunggu oleh sebagian siswa.



Program ini dilaksanakan mulai jam 07.30 sampai dengan 08.00 WIB atau sekitar 30 menit. Siswa dikumpulkan di suatu tempat baik satu paralel, dua paparel atau gabungan satu unit SD. Selain English Tuesday, terdapat pula program untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam bidang bahasa Inggris yaitu English Corner. Program ini dilaksanakan saat resses time setiap hari kamis. Dikemas dengan suasana santai, terkadang sambil makan dan minum, tempatnya pun dilaksanakan di samping kantin sekolah.
Semoga saja program ini semakin baik, dan mencapai hasil yang diharapkan.

Rabu, 23 September 2015

Toleransi Dalam Satu Keyakinan

Toleransi adalah satu kata yang mudah diucapkan, namun terkadang sulit di lakukan atau bahkan tidak tahu harus seperti apa melakukannya. Pelajaran ketika saya masih di SD tentang toleransi adalah memberikan kenyaman kepada orang lain melaksanakan ibadahnya. Sayangnya di kampung saya saat itu adalah keyakinannya adalah homogen, jadi pelajaran itu hanya sebatas pengetahuan saja. Pengetahuan itu bias seiring dengan kemampuan mendapat informasi saya semakin luas. Dalam satu waktu saya menemukan aliaran yang berbeda, tetua kami mengatakan bahwa itu adalah sesat, kafir dan sebagainya.

Samar seperti patamorgana, saya mendapatkan informasi bahwasannya “Suatu saat islam itu akan ada beberapa aliran, namun yang………” dst. Kini lebih banyak orang yang menggunakan pikiran sempitnya daripada hati nuraninya untuk bertindak. Islam adalah agama dengan mengedepankan rasa “CINTA” dalam artian yang luas. Seharusnya jika sepenggal kalimat itu kita sepakat seharusnya tidak ada perpecahan diantara umat islam sendiri.

Lazuardi dari tanggal 23 hingga 25 September 2015 meliburkan siswanya, untuk memberikan kesempatan melaksanakan ibadah idul adha di hari tersebut. Begitu pula bagi siswa atau karyawan yang melaksanakan di hari berikutnya. Secara pribadi saya melaksanakan idul adha di hari kamis dan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban. Penyembelihan hewan qurban di lazuardi sebagai bentuk pembelajaran akan ibadah ini. Daging hasil pemotongan qurban ini disalurkan di lingkungan masyarakat sekitar.

Kemarau Panjang

Kemarau adalah satu keadaan yang pasti dialami negara dengan iklim dua musim, namun permasalahannya adalah kemarau ini akan lama atau tidak. Pemerintah mengatakan bahwa kemarau panjang ini adalah akibat dari la nina. Apapun itu bagi saya yang tidak mempelajari tentang kealaman secara mendalam, bahwasannya manusia telah tidak bersahabat dengan alam. Sewaktu kecil saya masih merasakan berenang di sungai dengan keadaan sungai yang masih jernih, debitnya masih besar padahal kala itu kemarau panjang juga. Sekarang saya jarang menemukan sungai masih mengalir, yang sekarang nyata ditemukan adalah daerah gersang, hutan gundul,dan daerah pertanian puso.

Kini manusia lebih tidak bersahabat dengan alam, semakin tinggi pendidikan malahan semakin pandai beretorika. Dalam sepanjang perjalanan pulang kampung masih menemukan satu daerah di Cisalak Subang yang penduduknya masih bisa bertani hingga 3 kali masa tanam. Amati hutannya ternyata masih terjaga dengan baik. Walaupun mungkin masih ada keterlibatan penjagaan dari pemasok air mineral ternama. Terkadang masih ada sempalan kecil daerah yang masih terlihat air mengalir yang keluar dari tanah dan cukup untuk segelintir orang. Air itu dari kuburan yang diatasnya masih terjaga pohon-pohon besar (di daerah saya masih ada ketakutan menebang pohon kuburan). Dari situ saja kita tahu bahwa hutan yang lebat dapat menjadi tabungan air ketika kemarau panjang.

Walaupun di lazuardi cinere masih hijau dengan pohon-pohon, namun pohon yang tersedia belum mampu menjadi tabungan air di musim kemarau. Beberapa empang atau mini fishery kering kerontang, dan beberapa area rumput mati saking tidak kuatnya menghadapi kemarau panjang. Bukan berarti area rumput ini tidak disirami, karena hampir setiap hari dilakukan penyiraman. Hanya saja kita pun harus arif penyiraman dengan air tanahpun tidak baik karena ada keperluan yang lainnya.

EXTRACURRICULAR SEMESTER 1 2015-2016

Sudah seminggu program ini berjalan, program semesteran yang selalu diadakan guna menambah pengetahuan dan keterampilan siswa siswi lazuardi. Di sesi ini beberapa program yang dibuka antara lain: renang, fun cooking, airgocraft, taekwondo, sains, robotic, futsal, dan memanah. Memanah adalah satu program baru yang ternyata cukup menyita perhatian siswa, baik dari unit SD maupun SMP. Maka tak heran jika pesertanya membludak, untuk menyiasatinya dibuka 2 sesi atau mungkin bisa 3 sesi. Ada beberapa ekskul untuk semester ini yang kurang peminatnya seperti: keterampilan tanah liat, manga, fotografi, dan english.

Seperti biasa program ekskul ini dimulai dengan promo atau pengenalan kepada siswa mengenai program yang akan dipelajari. Selain itu juga diberikan brosur untuk dipelajari oleh oarangtuanya di rumah, karena pada semester ini tidak ada promo untuk orangtua. Namun yang baik dari sesi ini adalah masih tingginya minat siswa untuk mengikuti ekskul ini. Sekitar 25% dari total keseluruhan siswa lazuardi mengikuti ekskul di semester satu.

Sementara siswa yang tidak terlibat sudah merasa cukup dengan kegiatan unit aktivitas, seperti: pagelaran musik, choir, angklung, teater, marawis, menari, futsal, basket, pencak silat, permainan tradisional, melukis, tahsin-tahfiz, baca tulis alquran, computer, dan handycraft. Yang membedakan antara ua dan ekskul adalah ua merupakan program sekolah tanpa memungut biaya, jadi murni program sekolah untuk mengembangkan bakat dan minat siswa. Namun apakah sudah baik? Tentunya masih banyak kekurangan dan masih terus diupayakan untuk menjadi lebih baik. Sedangkan untuk ekskul orangtua harus mengeluarkan sedikit uang untuk keikutsertaan putra-putrinya.

HB.08-09-2015

Seiring dengan perkembangan waktu, dimana persaingan semakin ketat. Maka sudah sepatutnya kita harus memiliki kemampuan jauh di depan, baik dalam pemikiran maupun tindakan. Lompatan-lompatan pemikirian brilian akan menempatkan kita pada keberhasilan. Sebuah strategi yang sudah seharusnya dikembangkan untuk pendidikan adalah peningkatan mutu disegala bidang, secara konsep memiliki syarat:
a. Murah
b. Berakal pada sumberdaya dan inisiatif lokal
c. Tidak bertumpu pada birokrasi
d. Pihak intervensi (pmrnth) tidak memiliki kualitas yang baik, sudah sepatutnya ditata ulang lagi.
Dalam prosesnya harus adanya saling keterkaitan antara target yang hendak dicapai dengan potensi guru. Sehingga pada pelaksanaannya akan lebih alami, kontekstual, autentik, sesuai minat dan bakat, muah dan aksessibel.

Cerita Dibalik Super Camp 2015

Berlalu sudah acara super camp untuk tahun ini dan selalu memberikan nuansa tersendiri baik bagi siswanya atau guru pembimbingnya.  Program tahun ini mencoba pangalaman baru dengan lokasi perkemahan di daerah Ciputat, tepatnya Perkemahan Tanah Tingal. Sekitar 13 kilometer dari Lazuardi Cinere, ditempuh tidak lebih dari 30 menit dalam keadaan ramai lancar. Keberangkatan sendiri dari sekolah sekitar jam 08.00. Beberapa kendaraan lazuardi mengantarkan acara tersebut dan juga orangtua.

Setibanya di lokasi siswa-siswi disambut dengan berdiri kokoh dan rindangnya pepohonan, serta sudah berjejer tenda untuk peristirahatan nanti malam. Siswa memindahkan barang dari mobil masing-masing dan terlebih dahulu berkumpul di aula untuk pembekalan. Apel sederhana dilanjutkan dengan pembagian tenda, pengenalan toilet dan kamar mandi serta lingkungan sekitar.

Nampak susana siswa yang tidak biasanya (seperti kurang semangat atau lainnya) mungkin dalam pikiran sebagian siswa sudah terbayang untuk sehari dan semalam akan jauh dari orangtua, tidur tidak senyaman di rumah. Di sinilah panitia berusaha menanamkan keyakinan bahwa orangtua mereka sangat akan bangga jika anaknya memiliki kemandirian, tanggung jawab juga sekaligus program sekolah untuk mempersiapkan diri kearah kedewasaan. Di sini siswa mandi, makan, pakai baju, mempersiapkan berbagai kegiatan sendiri. Yang mungkin sebagian siswa masih dilayani oleh orangtua atau asisten rumah tangga.

Kemasan berbagai acara disusun sebaik mungkin supaya anak merasa tidak bosan, walaupun dalam setiap kegiatan berisikan materi namun ketika mampu meramunya dengan santai dan kedekatan antara siswa dengan guru menimbulkan suasana yang fun. Ramuan acara keagamaan seperti shalat, berdoa membaca alquran, dan lainnya menjadi inti dari kegiatan ini. Disela-sela kegiatan di masukkan permainan.

Kegiatan malam yang paling di tunggu-tunggu adalah api ungun, diiringi dengan tausiyah tampak siswa mendengarkan dengan serus sambil makan umbi rebus dan teh manis. Sebelum acara ini mereka mengikuti permainan tebak misteriguest, dimana siswa mencari informasi yang tepat sesuai petunjuk. Games ini cukup menarik perhatian siswa dan juga menuntut kekompakan. Di siang hari pun ada permainan yang menuntut kerjasama, keberanian, dan strategi seperti permainan distribusi tepung, halang rintang, dan perang air.

Ketika hendak menjelang pulang ada beberapa siswa yang melontarkan pertanyaan " kok tr. tidak ada acara jurit malamnya? pasti seru kalau ada acara itu". Acara itu sepertinya asyik buat siswa, namun tidak baik untuk perkembangan selanjutnya. Karena justru yang menarik bagi siswa bukan pada materinya namun lebih kepada acara menakut-nakutinya.

Alhamdulillah kegiatan ini dapat berjalan lancar, ini semua berkat dukungan pimpinan, orangtua, dan semua pihak termasuk bapak ibu guru yang sudah meninggalkan anak dan keluarganya. Bravo lazuardi